berita

Reshuffle di BGN: Prabowo Copot Dadan Hindayana, Gantikan dengan Eks Wartawati.

Rabu, 3 Juni 2026 | 08:47 WIB

Kepala BGN yang Baru, Nanik S. Deyang

Jakarta, indoindikator.com -- Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6/2026). Kepala BGN Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya setelah memimpin lembaga yang mengelola program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan mengejutkan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam. Pencopotan ini terbilang mendadak karena pada siang harinya, Dadan masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo saat meninjau pelaksanaan program MBG di Palmerah, Jakarta Barat.

Evaluasi Kinerja 1,5 Tahun Jadi Alasan Utama

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pencopotan Dadan Hindayana bukanlah keputusan mendadak, melainkan puncak dari evaluasi kinerja yang telah berlangsung selama 1,5 tahun.

"Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," papar Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa banyak catatan yang terkumpul selama masa monitoring dan evaluasi tersebut menjadi dasar pertimbangan utama Presiden Prabowo untuk melakukan pergantian pimpinan BGN.

Maraknya Kasus Keracunan dan Dugaan Penyelewengan

Meskipun pemerintah tidak secara eksplisit menyebutkannya sebagai alon utama, pencopotan Dadan terjadi di tengah berbagai sorotan tajam terhadap pelaksanaan program MBG.

Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026 tercatat sedikitnya 33.626 pelajar yang diduga mengalami keracunan makanan dari program MBG. Bahkan, Guru Besar teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, Profesor Sri Raharjo, menyatakan bahwa kasus keracunan MBG nyaris terjadi setiap bulan.

Merespons hal ini, BGN di bawah kepemimpinan Dadan dinilai tegas dengan menjatuhkan sanksi pembekuan terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdasarkan data per 29 Mei 2026, 8.182 SPPG dari total 27.208 unit di seluruh Indonesia telah disuspensi.

Selain kasus keracunan, isu dugaan praktik jual-beli dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG juga ikut mencuat. Menanggapi hal ini, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa semua dugaan tersebut sedang dalam proses audit internal oleh pemerintah.

Struktur Kepemimpinan Baru BGN

Presiden Prabowo tidak hanya mencopot Dadan Hindayana, tetapi juga dua wakil kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN ini merupakan mantan wartawati dan politikus Indonesia.

Untuk posisi Wakil Kepala BGN, Prabowo mengangkat Agustina Arumsari, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Mayjen TNI Trenggono, yang menjabat sebagai wakil direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara dan masih berstatus perwira tinggi TNI Angkatan Darat aktif.

Jaminan Program MBG Tetap Berjalan

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan bahwa pergantian pimpinan di BGN ini tidak akan mengganggu proses pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. Ia menyatakan program MBG harus tetap berjalan, dan pelayanan ke seluruh penerima manfaat tidak boleh terganggu.

"Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali dan setiap unit kerja di lingkungan BGN diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing," ujar Prasetyo, seperti dilansir DISWAY.ID.

Respons Dadan Hindayana

Dadan Hindayana akhirnya buka suara terkait pencopotannya dari kursi Kepala BGN. Ia menyatakan bahwa pergantian posisi di Kabinet Merah Putih adalah hal yang biasa dalam dinamika pemerintahan. Dalam laporan terpisah, Kejaksaan Agung juga menegaskan bahwa tidak ada pemanggilan terhadap Dadan Hindayana terkait kasus apapun, membantah isu yang beredar di publik.

Tags

Terkini