• Sabtu, 20 Juni 2026

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang, Karhutla Kalteng Meluas April 2026

Photo Author
Redaksi, IndoIndikator.com
- Minggu, 19 April 2026 | 20:00 WIB


JAKARTA, indoindikator.comBadan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat serangkaian bencana yang terjadi pada periode 17–18 April 2026. Cuaca ekstrem memicu banjir, angin kencang, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.



Angin Kencang Terjang Deli Serdang


Pada Jumat (17/4), hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.


Angin merusak tujuh rumah warga dan memutus jaringan listrik di wilayah tersebut. Sebanyak tujuh kepala keluarga atau 29 jiwa terdampak, sementara satu warga mengalami luka ringan.


Selain itu, tim BPBD setempat bersama pemerintah desa langsung menggelar gotong royong dan menyalurkan bantuan permakanan kepada warga.



Banjir Rendam Kota Tegal


Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang menyebabkan banjir di empat kelurahan di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat (17/4) pukul 04.30 WIB.


Banjir merendam wilayah Kalinyamat Kulon, Krandon, Cabawan, dan Kaligangsa. Sebanyak 17 kepala keluarga atau 36 jiwa terdampak. Air juga menggenangi sembilan rumah dan sembilan akses jalan.


Namun, kondisi berangsur membaik. Air surut sekitar pukul 10.00 WIB di hari yang sama.



Jakarta Kebanjiran, Ratusan Rumah Terdampak


Di sisi lain, banjir juga melanda wilayah Daerah Khusus Jakarta setelah hujan lebat membuat Kali Ciliwung meluap pada Jumat dini hari.


Air setinggi 30 hingga 90 sentimeter merendam 251 rumah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sebanyak 766 jiwa terdampak kejadian ini.


Selanjutnya, BPBD DKI Jakarta melakukan pemantauan dan asesmen. Genangan air akhirnya surut total pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.



Karhutla Kalteng Terus Meluas


Tidak hanya itu, BNPB juga menerima laporan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Sukamara.


Karhutla terjadi di Desa Sungai Cabang Barat dengan luas lahan terbakar mencapai 2,90 hektare.


Petugas BPBD setempat langsung memadamkan api menggunakan peralatan manual seperti kopyor dan jet shooter.


Akibatnya, total luas lahan terbakar di Kalimantan Tengah sejak Januari 2026 mencapai 379,76 hektare.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X