MALANG, indoindikator.com – Pungutan wisuda sekolah di Malang kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari orang tua siswa terkait biaya kegiatan perpisahan. Pungutan wisuda sekolah di Malang dinilai memberatkan, terutama ketika kegiatan direncanakan berlangsung di hotel dengan biaya tinggi.
Sejumlah laporan menyebut adanya permintaan dana untuk kegiatan wisuda siswa SD. Praktik ini memicu pertanyaan publik terkait urgensi dan batasan kegiatan seremonial di sekolah.
Wali Kota: Sekolah Tidak Boleh Memungut
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa sekolah tidak boleh melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.
“Tidak ada pungutan. Sekolah tidak boleh melakukan pungutan apa-apa,” tegasnya.
Ia menyebut pemerintah kota telah memberikan arahan kepada seluruh sekolah agar tidak membebani orang tua siswa dengan biaya tambahan.
“Wisuda Ini Biasanya untuk Sarjana”
Dalam penjelasannya, Wahyu menekankan bahwa kegiatan wisuda sejatinya bukan untuk jenjang pendidikan dasar.
“Wisuda ini kan biasanya untuk sarjana,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa wisuda bukan kebutuhan utama bagi siswa SD maupun jenjang pendidikan dasar lainnya. Ia meminta sekolah dan komite mempertimbangkan kembali urgensi kegiatan tersebut.
Peran Komite dan Batasan Kegiatan
Wahyu menjelaskan bahwa pengumpulan dana sering kali dilakukan oleh komite sekolah, bukan langsung oleh pihak sekolah. Meski demikian, ia mengingatkan agar keputusan tersebut tidak membebani orang tua.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti wisuda harus mengedepankan kesederhanaan. Jika tetap dilaksanakan, kegiatan sebaiknya digelar di lingkungan sekolah.
“Kembalikan ke komite, tapi jangan sampai memberatkan,” ujarnya.
Imbauan: Sederhana dan Proporsional
Pemerintah Kota Malang mendorong sekolah untuk menggelar kegiatan secara sederhana dan proporsional. Wahyu menilai kegiatan seremonial tidak boleh melampaui kemampuan ekonomi orang tua.
Ia menegaskan bahwa esensi pendidikan harus tetap menjadi prioritas, bukan seremoni yang berbiaya tinggi.
“Yang penting jangan sampai memberatkan,” katanya.