MALANG, indoindikator.com – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Muhammad Arbayanto, menyoroti kesiapan sektor kehutanan di Malang Raya dalam menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diprediksi meningkat pada 2026.
Sorotan itu muncul saat Komisi B DPRD Jatim melakukan monitoring kinerja dan rencana program di wilayah kerja Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Malang Raya, Selasa (14/4/2026).
Kinerja Kehutanan Dinilai Positif
Dalam kunjungan tersebut, Arbayanto mengapresiasi kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Ia menilai instansi tersebut menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, terutama dalam aspek konservasi hutan.
Selain itu, ia melihat upaya pelestarian dan pengelolaan hutan menunjukkan capaian positif dalam beberapa tahun terakhir.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Lebih lanjut, Arbayanto menilai sektor kehutanan juga berkontribusi dalam mendukung program nasional, khususnya swasembada pangan.
Ia menekankan dukungan tersebut terlihat pada komoditas strategis seperti beras, jagung, dan gula yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan.
Ancaman El Nino Jadi Perhatian Serius
Namun demikian, Arbayanto menegaskan adanya ancaman serius dari fenomena El Nino yang diprediksi semakin ekstrem, bahkan dikenal sebagai “El Nino Godzilla”.
Ia menilai kondisi ini berpotensi meningkatkan suhu secara signifikan dan memicu kebakaran hutan serta lahan.
“Karena itu, kami menekankan pentingnya langkah antisipatif agar kejadian kebakaran hutan seperti tahun 2017 tidak terulang,” ujarnya.
Mitigasi dan Koordinasi Diperkuat
Sementara itu, Dinas Kehutanan Jatim bersama CDK Malang Raya terus memperkuat koordinasi lintas instansi. Mereka memfokuskan langkah pada mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Dengan demikian, kesiapan di tingkat lapangan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko bencana.
DPRD Pastikan Pengawasan Berjalan
Di sisi lain, Arbayanto memastikan DPRD Jatim akan terus melakukan pengawasan. Ia juga menegaskan dukungan terhadap langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah.
Pada akhirnya, ia berharap seluruh upaya tersebut mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak bencana lingkungan.