MALANG, indoindikator.com – Jelang laga panas Derby Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya, Generasi Emas Nusantara menggelar forum dialog bertajuk Malang Raya Roundtable: Mencari Konsensus Publik Jelang Derby Jatim.
Forum berlangsung pada Rabu (15/5/2026) pukul 12.30 WIB di Ballroom Hotel Trio Indah 2, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk merespons dinamika opini publik yang terus berkembang.
Respons Dinamika Publik Jelang Derby Panas
Ketua GEN Malang Raya, Dendy Indrawanto, menilai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya selalu memicu tensi tinggi.
Ia melihat beragam pandangan muncul di tengah masyarakat menjelang pertandingan pada 28 April 2026.
“Pertandingan ini dikenal memiliki tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan. Kami melihat dinamika pemikiran publik sangat beragam,” ujarnya dalam forum tersebut.
Ia menegaskan GEN Malang Raya menghadirkan forum ini sebagai ruang dialektika netral untuk menjaga kohesi sosial.
Laboratorium Aspirasi Tokoh dan Intelektual
GEN Malang Raya merancang forum ini sebagai “laboratorium aspirasi”. Panitia mengundang tokoh masyarakat dan kalangan intelektual untuk menyampaikan pandangan secara terbuka.
Dendy menjelaskan forum ini tidak mengambil keputusan teknis pertandingan. Forum ini fokus menggali perspektif dan rekomendasi dari berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin Derby Jatim berjalan aman, kondusif, dan tetap menjaga marwah olahraga serta persaudaraan,” tegasnya.
Dialog Terbuka Jadi Kunci Redam Polarisasi
Di lokasi yang sama, Ginanjar Yoni Wardoyo menekankan pentingnya dialog langsung.
Ia menilai perbedaan pandangan tidak boleh berkembang liar di ruang digital tanpa kontrol.
“Kami memilih memfasilitasi dialog tatap muka yang terstruktur dan setara. Tujuannya mencari konsensus publik,” ujarnya.
Langkah Preventif Jaga Kondusivitas Malang Raya
GEN Malang Raya melihat forum ini sebagai langkah preventif. Mereka ingin memastikan tensi pertandingan tidak meluas ke ruang sosial masyarakat.
Laga Arema FC vs Persebaya pada 28 April 2026 diprediksi kembali menyedot perhatian nasional. Karena itu, berbagai pihak perlu menjaga stabilitas sosial di Malang Raya.
Hasil Diskusi Diharapkan Jadi Rekomendasi
Ginanjar menegaskan hasil forum akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan.