Tangerang, Indoindikator.com – Sebuah drama keluarga berakhir tragis di Kapling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Seorang istri berinisial EM (40) tega menghabisi nyawa suaminya, J (45), di kediaman mereka pada Kamis (5/3/2026) petang. Namun, yang membuat kasus ini unik, EM mendatangi sendiri Mapolresta Tangerang keesokan harinya untuk menyerahkan diri.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa EM tiba di Mapolresta sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (6/3/2026), dan mengaku telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap suaminya.
"Kami langsung merespons laporan tersebut dengan menerjunkan tim Satreskrim bersama Polsek Tigaraksa ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti," ujar Kombes Andi.
Penyelidikan dan Autopsi
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar TKP. Jenazah korban J langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
"Dari keterangan awal yang disampaikan kepada petugas, peristiwa pembunuhan tersebut diduga dilakukan pada Kamis (5/3/2026) sekira pukul 18.00 WIB di rumah mereka," jelas Kapolresta.
Motif Masih Misteri
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik pembunuhan yang dilakukan seorang istri terhadap suaminya sendiri. Penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti tambahan.
Indra Waspada menambahkan, "Langkah penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian maupun motif dari peristiwa tersebut. Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali."
Imbauan untuk Publik
Kapolresta Tangerang juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Ia meminta publik untuk mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian," pungkas Kombes Andi.
-
Dengan pelaku yang telah menyerahkan diri, publik menanti pengungkapan motif sebenarnya di balik tragedi berdarah di Tigaraksa ini. Apakah ini murni kekerasan dalam rumah tangga, atau ada latar belakang lain yang memicu?
Baca juga;
Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 1 Maret 2026