berita

Prabowo Beri Mandat Khusus ke Dirut Baru Pertamina: "Bersihkan dan Jangan Ragu Pecat!"

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:04 WIB
Prabowo geram dengan praktik tidak sehat di Pertamina. Saat resmikan RDMP Balikpapan, Presiden tegaskan komitmen reformasi total: hukum ditegakkan, korupsi diberantas, dan manajemen diperbaiki.

Balikpapan, Indoindikator.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan mandat tegas dan khusus kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri untuk melakukan pembersihan dan reformasi total di tubuh BUMN migra tersebut. Amanat ini disampaikan Presiden secara langsung saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku geram dengan praktik bisnis tidak sehat dan kolusi yang selama ini membelit Pertamina, terutama yang terkait dengan mainan impor minyak untuk mencari rente. Ia menegaskan, masa-masa dimana oknum memperkaya diri di atas penderitaan rakyat harus diakhiri.

"Waktu saya menjadi presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina," ujar Prabowo dengan penuh semangat. Untuk mewujudkan tekad itu, ia mengangkat Simon beserta sejumlah anak muda dengan tugas utama: memberantas korupsi dan menata ulang tata kelola perusahaan.

Prabowo mengungkap dua pesan kunci yang ia sampaikan kepada Simon saat pengangkatan: "Jangan korupsi" dan "Jangan ragu memecat siapa pun yang tidak bekerja dengan baik demi bangsa dan negara".

Presiden menegaskan bahwa posisi Dirut Pertamina sangat strategis, mengelola aset senilai USD 100 miliar, dan godaan akan sangat besar. Karena itu, ketegasan dan keteladanan mutlak diperlukan.

"Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat, jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan negara harus tega," tegas Prabowo di hadapan publik.

Ia juga mengingatkan bahwa Pertamina adalah "national champion" Indonesia, satu-satunya perusahaan Tanah Air yang konsisten masuk dalam jajaran Fortune Global 500. Reputasi dan kinerjanya harus dijaga dan ditingkatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Sebagai penutup, Prabowo mengingatkan pentingnya keteladanan pemimpin. Ia menggunakan perumpamaan di TNI tentang pemimpin yang korup akan mendapat julukan buruk selamanya. Presiden juga menggarisbawahi komitmen pemerintahannya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu di seluruh BUMN, termasuk terhadap praktik markup yang dinilainya sebagai penipuan dan pencurian.

Tags

Terkini