berita

Presiden Kukuh Dukung NTB-NTT Gelar PON 2028: "Konsep Rasional dan Efisien

Senin, 12 Januari 2026 | 20:04 WIB
Presiden RI beri lampu hijau! NTB & NTT secara resmi didukung menjadi tuan rumah bersama PON XXII 2028. Konsep efisien tanpa bangun infrastruktur baru jadi poin kunci. Sejarah olahraga nasional baru akan ditulis dari Indonesia Timur!

BANJARBARU, Indoindikator.com – Sebuah keputusan bersejarah untuk dunia olahraga nasional mulai mengemuka. Presiden Republik Indonesia secara tegas memberikan dukungan penuh terhadap usulan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Dukungan strategis ini disampaikan Presiden secara langsung dalam pertemuan tertutup dengan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT, di sela-sela acara peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menilai konsep penyelenggaraan yang diajukan oleh pemerintah kedua provinsi sangat rasional, bertanggung jawab, dan selaras dengan semangat efisiensi pengelolaan anggaran negara.

Hal ini menjadi angin segar dalam penyelenggaraan event olahraga nasional yang kerap dikaitkan dengan pembangunan infrastruktur masif.

“Kami menyampaikan apresiasi dan komitmen kesiapan NTB-NTT kepada Presiden.

Formula yang kami ajukan adalah penyelenggaraan PON yang efisien dan akuntabel, dengan fokus pada cabang olahraga yang fasilitas pendukungnya telah tersedia di dua provinsi ini. Prinsipnya, tanpa pembangunan infrastruktur besar-besaran yang baru,” tegas Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, atau akrab disapa Miq Iqbal, saat memberikan keterangan pers usai pertemuan.

Gubernur NTT menambahkan bahwa dukungan dari pucuk pimpinan negara ini akan segera ditindaklanjuti dengan langkah administratif yang konkret. “Dukungan ini menjadi energi besar bagi kami. Langkah berikutnya, pemerintah NTB dan NTT akan segera menyusun dan mengirimkan surat komitmen bersama secara resmi kepada Presiden, sebagai dasar untuk penerbitan penetapan tuan rumah,” jelasnya.

Dukungan Presiden ini bukan sekadar wacana, melainkan langkah strategis untuk pemerataan pembangunan olahraga nasional. Jika terealisasi, NTB-NTT akan menjadi contoh pertama tuan rumah PON yang menerapkan model “shared-host” atau tuan rumah bersama secara penuh, mengandalkan kolaborasi regional dan optimalisasi aset yang ada.

“Ini adalah bukti kepercayaan negara terhadap kapasitas dan kemampuan anak bangsa di Indonesia Timur. PON 2028 di NTB-NTT akan menjadi milik bersama rakyat Indonesia, dengan semangat kolaborasi, efisiensi, dan keberlanjutan,” pungkas Miq Iqbal.

Keberpihakan ini diprediksi akan memberikan multiplier effect yang besar bagi pariwisata, ekonomi, dan tentunya perkembangan olahraga di wilayah Nusa Tenggara, sekaligus menuliskan babak baru dalam sejarah penyelenggaraan PON di Tanah Air.

Tags

Terkini