berita

Beban 35 Tahun Mengayuh Terangkat, Jasimun (63) Menangis Haru Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Rabu, 10 Desember 2025 | 15:00 WIB
“Pak Prabowo benar-benar berhati emas,” ucapnya haru. Semoga bermanfaat dan menjadi berkah, Pak! ?

Banjarnegara, Indoindikator.com - Lelah 35 tahun mengayuh becak konvensional, menyisakan nyeri lutut yang menghantui hari tuanya. Namun, senyum dan linangan air mata haru kini menghiasi wajah Jasimun (63 tahun). Tukang becak dari Banjarnegara, Jawa Tengah, ini menjadi salah satu penerima langsung bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, jasimun tidak menyangka hidupnya mendapatkan titik terang. "Dengan adanya becak ini, tentunya membantu lutut saya agar tidak lelah mengayuh. Jadi tidak seperti kemarin yang hanya bisa narik becak setengah hari," ucapnya penuh syukur.

Bagi Jasimun, bantuan ini bukan sekadar alat transportasi baru, melainkan sebuah kemerdekaan. Kemerdekaan dari rasa sakit, kemerdekaan untuk bekerja lebih lama, dan kemerdekaan untuk menghidupi keluarganya dengan lebih baik. "Pak Prabowo benar-benar berhati emas, bisa membantu orang kecil seperti saya ini," katanya dengan suara bergetar.

Perjuangan Hidup yang Penuh Tetesan Keringat

Dari atas sadel becak pancal, Jasimun menafkahi istri dan ketiga anaknya. Anak sulungnya masih duduk di bangku SMP, si bungsu masih SD, dan satu anaknya adalah penyandang disabilitas. Setiap hari, ia harus mengayuh sepanjang 3 kilometer yang terasa seperti jarak tanpa ujung bagi lututnya yang telah sepuh. Pendapatannya pun terus merosot, dari yang dulu bisa mencapai Rp 75-100 ribu, kini hanya menyisahkan Rp 25-30 ribu per hari.

"Kendalanya sudah kelelahan. Saat narik 3 kilo, lutut bisa sakit karena terus mengayuh. Usia saya juga sudah tua," kisahnya memilukan.

Meski mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) setiap tiga bulan, beban hidup tetap terasa berat. Namun, ia tak pernah berhenti bersyukur dan berjuang.

Harapan Baru di Atas Roda Listrik

Dengan becak listrik barunya, Jasimun melihat masa depan yang lebih cerah. Ia berharap bisa menghemat tenaga dan waktu, sehingga dapat menarik lebih banyak penumpang dan meningkatkan pendapatan keluarganya. "Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa cepat mendapatkan hasil yang lebih banyak," harapnya.

Doa tulus juga dipanjatkannya untuk sang donatur. "Semoga Pak Prabowo bisa menjadi presiden yang selalu baik hati sampai selamanya, adil untuk rakyat kecil, dan semuanya. Mudah-mudahan diberikan kesehatan, menjaga negara RI sampai akhir," tutur Jasimun.

Di akhir percakapan, dengan suara lirih penuh penghargaan, ia menyampaikan pesan langsung: "Pak Prabowo, saya atas nama Jasimun, terima kasih sekali telah memberikan becak listrik. Ini sangat membantu orang kecil seperti saya. Terima kasih."

Bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana sebuah perhatian dan bantuan tepat sasaran dapat mengubah kualitas hidup seorang pekerja lelah, mengembalikan harapan, dan memberinya kesempatan untuk terus berkarya dengan bermartabat di usia senja.

Tags

Terkini