berita

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Malang Raya

Senin, 3 November 2025 | 13:10 WIB
Kondisi memilukan pasca angin puting beliung menerjang. Ratusan keluarga harus berhadapan dengan kerusakan tempat tinggal mereka.

MALANG. Indoindikator — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten dan Kota Malang, Minggu (2/11/2025) sore. Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan sejumlah pohon tumbang di berbagai wilayah Malang Raya.

-
Kondisi memilukan pasca angin puting beliung menerjang. Ratusan keluarga harus berhadapan dengan kerusakan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Malang, dua dusun di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, menjadi wilayah terdampak paling parah dengan total 115 rumah rusak. Selain itu, kerusakan juga dilaporkan di sejumlah kecamatan lain, seperti Karangploso, Singosari, Lawang, Pakis, Jabung, Tajinan, Poncokusumo, Bululawang, Gondanglegi, Sumberpucung, Kepanjen, dan Tumpang.

“Data masih kami verifikasi di lapangan. Petugas sedang melakukan pendataan ulang di titik-titik terdampak,” ujar Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, kepada wartawan.

Sementara di wilayah Kota Malang, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di Kecamatan Kedungkandang. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat, dan sejumlah pohon tumbang menutup akses jalan di sekitar GOR Ken Arok.

Menurut kesaksian warga, angin berputar cepat disertai hujan deras yang turun sejak siang hari. “Anginnya kencang sekali, genting rumah beterbangan dan pohon banyak tumbang,” kata Hendro, warga Kecamatan Tumpang.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi juga memperingatkan adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sebagian besar wilayah Malang Raya.

Meski kerusakan cukup luas, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD bersama aparat desa dan relawan masih terus melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten dan Kota Malang, pada Minggu (2/11/2025) sore. Cuaca ekstrem tersebut memicu terjadinya angin kencang yang menerjang beberapa Lokasi hingga mengakibatkan kerusakan ratusan rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur Malang Raya sejak siang hari. Menurut laporan warga dari berbagai titik wilayah, angin berputar dengan cepat dan merusak atap rumah serta sejumlah pohon di sekitar permukiman.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Malang Raya dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, ada dua dusun terdampak di Desa Sumbersekar Kecamatann Dau. Dari dua dusun tersebut, total ada sebanyak 115 rumah yang terdampak angin puting beliung, demikian juga di Kecamatan Karangploso, Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Pakis, dan Kecamatan Jabung, Kemudian, Kecamatan Tajinan, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Bululawang, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Sumberpucung, dan Kecamatan Kepanjen, di Kecamatan Tumpang juga terdapat banyak rumah yang terdampak akantetapi belum terdata dengan pasti, sedangkan di daerah Kecamatan Kedungkandang Kota Malang juga terpantau banyak rumah rusak dan pohon tumbang, sampai di area sekitar Gor Ken Arok juga terdapat kekacauan akibat pohon tumbang disebabkan angin kencang.

Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang menyampaikan kepada wartawan jika data pasti dampak bencana alam masih dalam penghitungan “Saat ini petugas masih terus melakukan verifikasi data di lokasi. Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, ”

 

Wic/Hr

Tags

Terkini