berita

Kejutan Tumpeng Polri Warnai HUT ke-80 TNI di Divif 2 Kostrad, Simbol Soliditas Kedaulatan Negara

Minggu, 5 Oktober 2025 | 13:19 WIB

Singosari, Malang, Indoindikator.com – Kejutan Tumpeng Polri Warnai HUT ke-80 TNI di Divif 2 Kostrad, semangat kebersamaan dan kesatuan menjadi napas dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar Divisi Infanteri 2 Kostrad. Di Lapangan Sapta Marga, Markas Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang, pada Sabtu, 5 Oktober 2025, tidak hanya diwarnai dengan kemeriahan seremonial militer, tetapi juga oleh kejutan hangat dari kepolisian.

-


Sebuah tumpeng yang dikirimkan oleh Polri hadir sebagai simbol nyata penghormatan dan sinergi erat antara dua pilar negara dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Momen penerimaan tumpeng ini mendapatkan perhatian khusus dari seluruh peserta upacara, mengukuhkan bahwa TNI dan Polri adalah dua sayap yang bekerja sama mengawal kemajuan bangsa.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Brigjen TNI Indra Heri, S.E., ini berlangsung khidmat dan penuh semangat juang. Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan, ditegaskan kembali jati diri TNI yang lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan berkomitmen penuh pada kemajuan Indonesia. Tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” menjadi panduan operasional prajurit di lapangan.

Divif 2 Kostrad, dengan semboyan “Terbesar dan Terkuat”, kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan pertahanan nasional. Komitmen untuk menjaga profesionalisme, responsivitas terhadap setiap ancaman, dan membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa, menjadi fondasi kokoh dalam pengabdian mereka.

-


Analisis Perkembangan:
Kejutan simbolis seperti tumpeng dari Polri ini bukan sekadar formalitas.Ia merefleksikan upaya sistematis untuk memperkuat jointness dan menghilangkan sekat di antara TNI dan Polri. Dalam konteks keamanan nasional yang semakin kompleks, kolaborasi yang mulus antar keduanya adalah sebuah keniscayaan untuk menghadapi tantangan hybrid dan non-militer.

Tags

Terkini