• Sabtu, 20 Juni 2026

Investigasi Internal Berjalan, Koops Habema Klarifikasi Insiden Tembak di Tembagapura.

Photo Author
Redaksi, IndoIndikator.com
- Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:29 WIB

Jakarta, indoindikator.com– Komando Operasi (Koops) Habema merespons insiden penembakan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, yang merenggut nyawa seorang remaja perempuan berinisial NW (17) pada 7 Mei 2026. Koops Habema menyatakan duka mendalam sekaligus membantah tuduhan bahwa aparat TNI menjadi pihak penembak.

Kepala Penerangan Koops Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengungkapkan rasa prihatin atas meninggalnya korban yang diketahui baru menyelesaikan pendidikan SMK dan tengah berupaya mencari nafkah bersama pamannya saat kejadian.

"Kami memahami betul bahwa kehilangan ini merupakan pukulan berat bagi keluarga korban," ujar Letkol Wirya dalam keterangan tertulis, sebagaimana diterima di Jakarta, belum lama ini.

Menanggapi tuduhan yang berkembang di masyarakat bahwa TNI menjadi pelaku penembakan terhadap warga sipil, Letkol Wirya membantah tegas. Pihaknya menjelaskan bahwa personel di lapangan justeru berupaya melakukan penyelamatan medis dengan mengevakuasi korban ke rumah sakit secepat mungkin.

Namun dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di ruas jalan poros MP.69, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Koops Habema menegaskan bahwa tidak ada tindakan penembakan yang diarahkan kepada masyarakat sipil. Seluruh prosedur yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk pengamanan terhadap warga yang sedang beraktivitas mendulang di sekitar lokasi.

Komitmen Investigasi Internal dan Kolaborasi dengan Polri

Untuk menjawab kebutuhan transparansi yang diminta oleh keluarga korban, Koops Habema menyatakan telah memulai investigasi internal secara mendalam guna menyusun kronologi kejadian secara utuh. Selain itu, TNI juga menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan Kepolisian RI dalam proses klarifikasi lanjutan, sehingga fakta di lapangan dapat terungkap secara objektif.

Letkol Wirya memaparkan bahwa pada saat kejadian, prajurit TNI tengah melaksanakan kegiatan aklimatisasi atau penyesuaian lingkungan di area latihan. Ketika mendengar rentetan suara tembakan, personel segera bergerak menuju sumber suara sesuai prosedur operasional untuk melindungi warga sipil.

Tepis Narasi Pendirian Pos Baru

Koops Habema juga menepis narasi yang menyebut adanya pendirian pos baru atau rekayasa dalam insiden ini. Pihak TNI menegaskan keberadaan personel di wilayah Tembagapura semata-mata untuk menjalankan tugas pengamanan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia, serta melindungi masyarakat dan aset negara dari gangguan kelompok bersenjata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X