• Sabtu, 20 Juni 2026

31 Magister Terapan Strategi Operasi, Modal TNI AD Hadapi Ancaman Kompleks di Era Global

Photo Author
Redaksi, IndoIndikator.com
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 18:38 WIB
Komandan Poltekad Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto memimpin jalannya Sidang Senat Terbuka.
Komandan Poltekad Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto memimpin jalannya Sidang Senat Terbuka.

Kota Batu, Indoindikator.com – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi indikator kunci dalam membangun postur pertahanan yang tangguh. Poltekad, sebagai institusi pendidikan tinggi profesional TNI AD, baru saja mengontribusikan 31 SDM strategis melalui Wisuda Magister Terapan Prodi S2 Strategi Operasi Darat Angkatan II, Sabtu (6/12/2025). Lulusan ini diproyeksikan menjadi penggerak utama transformasi doktrin dan operasi militer darat.

-
Foto grup besar di depan gedung Poltekad. Barisan depan diisi para pejabat tinggi dan rektor, barisan belakang 31 wisudawan dengan toga. Suasana formal dan penuh kebanggaan. [Alt Text: Foto Bersama Wisudawan S2 Poltekad dengan Pejabat dan Rektor]“Ini adalah investasi jangka panjang. Perwira dengan kemampuan analisis strategis mendalam sangat dibutuhkan untuk merumuskan respons yang tepat terhadap ancaman hybrid, siber, dan konvensional,” ujar Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, Danpoltekad, dalam pidato yang analitis.

Kehadiran dua pejabat puncak bidang pendidikan TNI AD—Brigjen TNI Surya Wibawa Suparman (Dirdik Seskoad) dan Brigjen TNI Tarunajaya (Dirdik Kodiklatad)—menunjukkan bahwa program ini telah terintegrasi dalam grand design pembinaan karier perwira. Mereka adalah calon-calon pengisi posisi perencana di tingkat Seskoad, Kodiklatad, Markas Besar, hingga satuan operasional seperti Kostrad dan Kodam.

Sinergi dengan dunia akademik sipil, yang diwakili kehadiran para rektor se-Malang Raya, juga merupakan strategi cerdas. Kolaborasi ini memungkinkan cross-fertilization of ideas, di mana ketajaman analisis militer dikawinkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan umum, teknologi, dan metodologi penelitian mutakhir dari kampus.

-
Momen mengharukan dimana Brigjen Triadi Murwanto menyematkan tanda wisuda di dada Letkol Inf Astuti, yang membungkuk hormat. Keduanya tersenyum bangga.

-


Komposisi wisudawan yang beragam—mulai dari perwira staf Aspers di Kostrad, pejabat di Kasrem 083 Malang, hingga perwira kesehatan—mengindikasikan pendekatan holistik. Strategi operasi darat tidak hanya tentang manuver tempur, tetapi juga meliputi aspek logistik, administrasi personel, dan dukungan kesehatan yang semuanya membutuhkan perencanaan strategis.

Dengan bekal ilmu terapan yang langsung dapat diimplementasikan, 31 perwira magister ini diharapkan mampu menjadi problem solver di satuan masing-masing. Mereka adalah katalisator untuk meningkatkan efektivitas komando dan kendali (C2), logistik, serta intelijen dalam setiap operasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan deterrence capability TNI AD secara signifikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X