• Sabtu, 20 Juni 2026

Soratan Bagi Sekolah, Walikota Malang Terkait Kualitas MBG Perlunya Evaluasi

Photo Author
Redaksi, IndoIndikator.com
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 05:03 WIB

Kota Malang. Indoindikator.com -Soratan Bagi Sekolah, mendalami yang cukup serius terkait program MBG kini. Pemerintah Kota Malang menaruh perhatian lebih serius terhadap kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Setelah muncul laporan adanya temuan makanan berbau di beberapa sekolah, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat langsung memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan makanan yang disajikan bagi peserta siswa dan siswi didik.

Dalam langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan kesehatan dan keamanan pangan di lingkungan pendidikan. Menurut Wahyu, evaluasi tidak hanya menyasar penyedia katering atau kantin sekolah saja. Tetapi juga melibatkan guru, kepala sekolah, hingga tenaga kependidikan agar proses di pengawasan berjalan maksimal.

“Hal ini harus pastikan setiap makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar aman dan layak. SOP-nya sudah ada, tapi pelaksanaan di lapangan harus lebih teliti dan diawasi secara ketat,” tegasnyaWahyu,pada Senin (13/10/2025).

Walikota Malang Wahyu Hidayat menekankan pentingnya peran sekolah dalam mengimplementasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengadaan dan penyajian makanan yang di kelola sebelum pembuatan maupun ke pengiriman. Hal ini Pemkot Malang akan mengerahkan tim gabungan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk melakukan uji kualitas makanan secara acak di sejumlah sekolah di Kota Malang.

Wahyu menyebutkan, evaluasi kali ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi langkah nyata untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan di kalangan siswa-siswi didik. Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemeriksaan bahan makanan, sanitasi dapur, dan penyimpanan makanan sebelum disajikan.

Selain itu, Wahyu menegaskan bahwa Pemkot tidak akan ragu memberikan sanksi tegas bagi sekolah atau penyedia jasa katering yang terbukti melanggar standar kualitas. “Kalau pun ditemukan pelanggaran, tentu ada konsekuensinya. Kita tidak main-main dalam hal ini karena menyangkut kesehatan anak-anak,” ujar Wahyu

Wahyu juga memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang selama ini telah menjaga mutu makanan dengan baik. Wahyu menilai komitmen sebagian sekolah di Kota Malang dalam menjalankan SOP sudah menunjukkan hasil positif.

“Pemkot juga ingin memberi penghargaan bagi sekolah yang mampu mempertahankan standar kualitas tinggi (SOP).Dan akan bisa menjadi contoh bagi yang lain,” imbuhnya.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari program Pemkot Malang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak. Melalui kolaborasi antarinstansi, pemerintah berharap seluruh siswa-siswi di Kota Malang bisa memperoleh hak atas makanan bergizi tanpa khawatir terhadap keamanan pangan.

Dengan langkah ini, Pemkot Malang menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan generasi muda sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap mutu layanan pendidikan di kota tersebut,pungkas Wahyu,setelah dalam memperingati Upacara Hari jadi Provinsi ke-80.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X